.
Latest News
Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts

Cairan Tubuh Manusia

Posted by CendekiaCenter on Monday , under , | komentar (0)



Fungsi Cairan Tubuh Manusia
ImageAir merupakan bagian terbesar dari komposisi tubuh manusia. Hampir semua reaksi di dalam tubuh  manusia memerlukan cairan. Agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik, dibutuhkan masukan cairan setiap hari untuk menggantikan cairan yang hilang.

Fungsi cairan tubuh antara lain :

  1. Mengatur suhu tubuh
  2. Bila Kekurangan air, Suhu tubuh akan menjadi panas dan naik
  3. Melancarkan peredaran darah
  4. Jika tubuh kita kurang cairan, maka darah akan mengental. Hal ini disebabkan cairan dalam darah tersedot untuk kebutuhan dalam tubuh. Proses tersebut akan berpengaruh pada kinerja otak dan jantung.
  5. Membuang racun dan sisa makanan
  6. Tersedianya cairan tubuh yang cukup dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Air membersihkan racun dalam tubuh melalui keringat, air seni, dan pernafasan.
  7. Kulit
  8. Air sangat penting untuk mengatur struktur dan fungsi kulit. Kecukupan air dalam tubuh berguna untuk menjaga kelembaban, kelembutan, dan elastisitas kulit akibat pengaruh suhu udara dari luar tubuh.
  9. Pencernaan
  10. Peran air dalam proses pencernaan untuk mengangkut nutrisi dan oksigen melalui darah untuk segera dikirim ke sel-sel tubuh. Konsumsi air yang cukup akan membantu kerja sistem pencernaan di dalam usus besar karena gerakan usus menjadi lebih lancar, sehingga feses pun keluar dengan lancar.
  11. Pernafasan
  12. Paru-paru memerlukan air untuk pernafasan karena paru-paru harus basah dalam bekerja memasukkan oksigen ke sel tubuh dan memompa karbondioksida keluar tubuh. Hal ini dapat dilihat apabila kita menghembuskan nafas ke kaca, maka akan terlihat cairan berupa embun dari nafas yang dihembuskan pada kaca.
  13. Sendi dan otot
  14. Cairan tubuh melindungi dan melumasi gerakan pada sendi dan otot. Otot tubuh akan mengempis apabila tubuh kekurangan cairan. Oleh sebab itu, perlu minum air dengan cukup selama beraktivitas untuk meminimalisir resiko kejang otot dan kelelahan.
  15. Pemulihan penyakit
  16. Air mendukung proses pemulihan ketika sakit karena asupan air yang memadai berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang terbuang.
Hilangnya Cairan Tubuh Manusia
Kehilangan cairan tubuh dapat bersifat :


Normal
Hal tersebut terjadi akibat pemaakaian energi tubuh. Kehilangan cairan sebesar 1 ml terjadi pada pemakaian kalori sebesar 1 kal.

Abnormal
Terjadi karena berbagai penyakit atau keadaan lingkungan seperti suhu lingkungan yang terlalu tinggi atau rendah. Pengeluaran cairan yang banyak dari dalam tubuh tanpa diimbangi pemasukkan cairan yang memadai dapat berakibat dehidrasi. Dehidrasi adalah keadaan dimana tubuh kehilangan cairan elektrolit yang sangat dibutuhkan organ-organ tubuh untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Saat dehidrasi, tubuh dengan terpaksa menyedot cairan baik dari darah maupun organ-organ tubuh lainnya.

Gejala Dehidrasi
Berikut ini adalah berbagai gejala dehidrasi sesuai tingkatannya :

Dehidrasi ringan :

  1. Muka memerah
  2. Rasa sangat haus
  3. Kulit kering dan pecah-pecah
  4. Volume urine berkurang dengan warna lebih gelap dari biasanya
  5. Pusing dan lemah
  6. Kram otot terutama pada kaki dan tangan
  7. Kelenjar air mata berkurang kelembabannya
  8. Sering mengantuk
  9. Mulut dan lidah kering dan air liur berkurang

Dehidrasi sedang :

  1. Tekanan darah menurun
  2. Pingsan
  3. Kontraksi kuat pada otot lengan, kaki, perut, dan punggung
  4. Kejang
  5. Perut kembung
  6. Gagal jantung
  7. Ubun-ubun cekung
  8. Denyut nadi cepat dan lemah


Dehidrasi Berat :
  1. Kesadaran berkurang
  2. Tidak buang air kecil
  3. Tangan dan kaki menjadi dingin dan lembab
  4. Denyut nadi semakin cepat dan lemah hingga tidak teraba
  5. Tekanan darah menurun drastis hingga tidak dapat diukur
  6. Ujung kuku, mulut, dan lidah berwarna kebiruan

Mengembalikan Cairan Tubuh Yang Hilang

Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang, kita harus banyak minum minimal 8 gelas (± 2 liter ) air setiap hari yang bisa didapat dari :
  1. Air putih yang higienis/air mineral
  2. Air putih mengandung beberapa zat penting untuk tubuh seperti oksigen, magnesium, sulfur, dan klorida.
  3. Air berion
  4. Air berion tidak hanya menghilangkan dahaga melainkan juga berfungsi sebagai sumber energi seperti halnya karbohidrat, lipid, dan protein. Air berion bekerja sebagai perantara dalam reaksi-reaksi biokimia dan berperan dalam proses metabolisme tubuh sehingga dapat mengembalikan kesegaran otot tubuh setelah beraktivitas mengeluarkan keringat dengan cepat.
  5. Jus buah
  6. Selain rasanya nikmat dan segar, jus buah mengandung beragam vitamin dan mineral yang menyehatkan. Menurut penelitian, jus jambu biji mengandung vitamin C sebanyak 3-6 kali lebih tinggi dibandingkan jus jeruk, 10 kali lebih tinggi dibandingkan pepaya, dan 10-30 kali lebih tinggi dibanding pisang. Namun, atlet kurang disarankan meminum jus buah saat berolahraga karena cairan padatnya tidak mudah terserap tubuh.
Jadi, sebelum kita bermasalah dengan cairan tubuh, jagalah kadar air dalam tubuh kita.

Tanaman Khas di Indonesia

Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



Image
Hutan yang terbentang di belasan ribu pulau mengandung berbagai jenis flora dan fauna, yang kadang tidak dapat dijumpai di bagian bumi lainnya dan merupakan salah satu negara Mega Biodiversity (kekayaan akan keanekaragaman hayati ekosistem, sumberdaya genetika, dan spesies yang sangat berlimpah). Tidak kurang dari 47 jenis ekosistem alam yang khas sampai jumlah spesies tumbuhan berbunga yang sudah diketahui, sebanyak 11 % atau sekitar 30.000 jenis dari seluruh tumbuhan berbunga di dunia. Sayangnya, banyak jenis tumbuhan tertentu, mengalami kepunahan.

Image
Sampai saat ini, Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) serta tiga cabangnya (Kebun Raya) Cibodas,Purwodadi, dan Bedugul Bali) baru mengoleksi 20 % total jenis tumbuhan yang ada di Indonesia. Koleksi anggrek kurang dari 5 % yang ada di Kawasan Timur Indonesia. Untuk jenis durian saja, Indonesia memiliki puluhan jenis, talas ada 700-an jenis, yang semuanya sangat potensial untuk dikembangkan. Menurut data base yang ada, terdapat 2 juta spesies tumbuhan di dunia dan 60%nya ada di Indonesia. Pemerintah kini terus berupaya untuk menyelamatkan berbagai kekayaan Sumbar Daya Alam berupa tumbuhan langka yang bermanfaat bagi manusia melalui usaha memperbanyak kebun raya, taman nasional, cagar alam dan daerah-daerah konservasi di seluruh Indonesia.(Sumber: Pusat Konservasi Tumbuhan-Kebun Raya Bogor, 2003)

ImageTidak bisa dibayangkan banyaknya jenis tumbuh-tumbuhan atau flora di dunia ini. Sampai saat inipun banyak kalangan ilmuwan yang berpendapat bahwa belum semua jenis flora yang ada di bumi telah dikenali. Seperti halnya hewan, jenis-jenis flora sangat ditentukan oleh lingkungan spesifiknya yang disebut juga sebagai habitat. Dengan bantuan manusia, beberapa diantara tumbuh-tumbuhan ini tersebar luas ke berbagai belahan bumi, sehingga ada jenis yang bisa ditemui di banyak negara, dan adapula yang hanya dapat ditemui di habitat asalnya.

Kerusakan lingkungan yang terjadi telah menghancurkan banyak habitat-habitat tumbuhan yang menyebabkan punahnya jenis-jenis tumbuhan tertentu, sehingga turut mempengaruhi kehidupan hewan dan penduduk yang tinggal diatasnya.

Berikut ini merupakan sebagian dari tanaman khas yang terdapat di propinsi-propinsi di Indonesia :

No
Propinsi
Jenis tanaman
1
Nanggroe Aceh Darussalam
Cempaka Kuning (Michelia champaca)
2
Sumatera Utara
Aghatis (Agathis borneensis)
3
Sumatera Barat
Kayu Manis (Cinnamomum burmani)
4
Riau
Sapu Tangan (Manilca schefferi)
5
Jambi
Pinang Merah (Areca catechu)
6
Jawa Timur
Nyamplung (Calophylum inophyllum)
7
Bangka Belitung
Puspa (Schima wallichii)
8
Bengkulu
Waru (Hibiscus tiliaceus)
9
Sumatera Selatan
Duku (Lansium domesticum)
10
Lampung
Pulai (Alstonia scholaris)
11
Banten
Melinjo (Gnetum gnemon)
12
DKI Jakarta
Menteng (Baccaurea racemosa)
13
Jawa Barat
Sempur (Dillenia aurea)
14
Jawa Tengah
Kepel (Stelechocarpus burahol)
15
D.I. Yogyakarta
Mundu (Garcia dulcis)
16
Bali

  • Keben (Baringtonia asiatica)
  • Palawija (Kepsia singa porensis)
  • Majegau (Disoxyllum densiplorium)

17
Nusa Tenggara Barat
Gaharu (Aquilaria malaccensis)
18
Nusa Tenggara Timur
Ketapang (Terminalia catappa)
19
Kalimantan Timur
Meranti (Shorea sp)
20
Kalimantan Selatan
Saga (Adenanthera pavonina)
21
Kalimantan Tengah

  • Rambutan Hutan (Nephelium sp)
  • Tengering (Nephelium sp)
  • Tengkawang (Shorea pinanga)
  • Ulin (Eusideroxylob zwageri)

22
Kalimantan Barat
Sawo Kecik (Manilkara kauki)
23
Sulawesi Utara
Cengkeh (Eugenia aromatica)
24
Sulawesi Tengah
Eboni (Diospyros celebica)
25
Sulawesi Selatan
Mahoni (Swietania macrophylla)
26
Sulawesi Tenggara
Jati (Tectona grandis)
27
Gorontalo

  • Kenari (Canarium commune)
  • Nyatoh (Palaqium spp)

28
Maluku

  • Pala (Myristica fragrans)
  • Cengkeh (Eugenia aromatica)
  • Gandaria (Bouea macrophylla)

29
Maluku Utara
Kayu Putih (Melaleuca leucadendra)
30
Papua
Matoa (Pometia pinnata)


sumber : e-smartschool

Mengapa Tumbuhan Berbunga

Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



Mengapa Tumbuhan Berbunga ?

Sama dengan hewan, tumbuhan pun berkembang biak agar jenisnya tetap lestari. Sebagian besar tumbuhan tersebut mempunyai bunga (berbunga) sehingga benih-benih dapat dibuat di dalamnya. Benih-benih tersebutlah yang nantinya tumbuh menjadi tumbuhan baru. Selain itu, tumbuhan yang berbunga merupakan sumber makanan bagi makhluk hidup lain yaitu serangga maupun burung-burung pemakan madu.

Apa saja bagian bunga ?

Bunga terdiri atas bagian jantan dan betina. Keduanya berperan dalam pembuatan benih. Sebagian bunga mempunyai kedua-duanya sedang yang lain hanya mempunyai salah satu bagian saja. Bagian jantan yang sering disebut benang sari berfungsi membuat bubuk halus yang disebut juga serbuk tepung sari. Untuk membuat benih, serbuk tepung sari harus bergabung dengan bagian betina (putik). Bergabungnya benang sari dengan kepala putik disebut juga dengan penyerbukan. Mengenai proses penyerbukan sudah pernah dijelaskan dalam artikel sebelumnya yang berjudul 'Proses Reproduksi Pada Tumbuhan'.

Mengapa bunga berbau ?

Bunga memiliki bentuk, warna dan bau yang berbeda-beda pada tiap pohon/tumbuhan. Hal ini untuk menarik hewan agar membantu penyerbukan. Ada bunga yang menggunakan bau harum dan mahkota yang sangat menarik para serangga, contoh bunga tersebut adalah bunga 'kamperfulli', bunga pansy dan bunga matahari. Tetapi ada juga bunga yang bentuknya tidak menarik sehingga cara penyerbukan bunga ini hanya melalui angin.


Bunga anggrek tropis (anggrek lebah) menggunakan baunya yang sama seperti serangga dan mahkotanya yang seperti tubuh serangga berbulu sehingga tampak seperti serangga betina. Serangga jantan akan mengunjungi bunga tersebut dan mencoba untuk melakukan pembuahan. Ketika proses berlangsung serangga tersebut terlumuri dengan serbuk tepung sari sehingga ketika mengunjungi bunga lainnya terjadilah penyerbukan.

Jenis bunga sangatlah banyak. Ada yang kecil, ada yang besar, ada yang wangi, ada yang berbau busuk dan masih banyak lagi. Salah satu bunga yang terkenal dan hidup di wilayah Asia Tenggara, terutama di Indonesia adalah bunga Rafflesia Arnoldi atau dikenal juga dengan nama bunga bangkai. Bunga ini sangat besar dan dinamakan bunga bangkai karena bau bunganya yang seperti bau busuk. Keragaman jenis bunga yang ada di bumi ini merupakan salah satu dari sekian banyak makhluk hidup yang diciptakan oleh Yang Maha Kuasa untuk memperindah bumi ini.

sumber : e-smartschool

Proses Fotosintesis

Posted by CendekiaCenter on Friday , under , | komentar (0)



Proses Fotosintesis

ImageDaun
Tahukah kalian mahluk hidup apa yang bisa membuat makanannya sendiri ? jawabannya
adalah tumbuhan hijau.
Proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau dapat terjadi dengan bantuan:
sinar matahari,
air,
garam mineral yang diserap
serta karbondioksida dari udara diubah menjadi zat makanan yang diperlukan.

Energi matahari membantu tumbuhan hijau dalam proses pembuatan makanannya. Binatang herbivora memakan tumbuhan, lalu dia dimangsa oleh binatang carnivora (pemakan daging). Bangkai binatang yang membusuk membentuk zat pengurai yang sangat diperlukan untuk proses pertumbuhan akar tumbuhan.

Image
Tumbuhan membutuhkan sinar matahari, air, dan udara untuk membuat makanannya sendiri. Setiap hari, zat hijau daun pada daun tanaman menyerap cahaya matahari. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari menjadi karbon dioksida dari udara, dan air dari tanah menjadi makanan yang mengandung gula. Tumbuhan lalu mengeluarkan oksigen sebagai hasil yang tidak terpakai, walaupun sebagian digunakan untuk bernapas. Proses ini disebut fotosintesis. Makanan dapat disimpan di dalam tumbuhan dan digunakan bila diperlukan. Binatang dan manusia mengambil keuntungan dari kemampuan tumbuhan dalam membuat makanannya sendiri. Mereka makan banyak jenis tanaman dan makanan jenis ini menyimpan makanan juga.

Contoh tanaman penghasil zat makanan yaitu:
-Kentang, yang menyimpan tepung.
-Pohon jeruk menghasilkan buah jeruk.
-dsb.

Namun ada juga jenis tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri dan tergantung pada tumbuhan lain.
Contohnya:
Tanaman saprofit seperti jamur, makanannya berupa sayuran yang membusuk atau bangkai binatang.
Parasit seperti liana, pertumbuhan awalnya dimulai dari akar di dalam tanah. Batangnya yang lunak kemudian bercabang dua dan melilit tanaman inang (induknya) untuk menyerap air dan sari makanan. Setelah semua kebutuhannya tercukupi, akar aslinya akan mengering dan mati.
Parasit seperti Rafflesia memperoleh makanannya dari akar tumbuhan lain. Rafflesia adalah tumbuhan yang tidak mempunyai daun atau batang. Merupakan bunga terbesar dan bisa mencapai diameter lebih dari 1 m.

Secara garis besar, tumbuhan hijau menempati urutan pertama dalam rantai makanan. Rantai makanan adalah urutan mulai dari:

    Image
  1. Tumbuhan hijau memerlukan energi matahari untuk membuat makanannya
  2. Binatang herbivora memakan tumbuhan
  3. Binatang herbivora lalu dimangsa oleh binatang pemakan daging/karnivora.
  4. Bangkai karnivora/hewan mati yang busuk membentuk zat pengurai di dalam tanah yang penting untuk bahan makanan tumbuhan. Sebagian besar tumbuhan berdaun hijau. Ini disebabkan tumbuhan berisi pigmen hijau atau zat warna yang disebut zat hijau daun (chlorofil). Hanya di bawah permukaan atas dari daun yang merupakan lapisan-lapisan dari sel-sel khusus, dikenal sebagai sel pagar. Di dalam masing-masing sel terdapat kotak yang sangat kecil berbentuk piringan hitam, disebut chloroplast. Chloroplast ini penuh zat hijau daun.

Proses Reproduksi Pada Tumbuhan

Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



Proses Reproduksi Pada Tumbuhan

Bunga dan Reproduksi

Image
Bunga adalah bagian tumbuhan yang mengandung organ reproduksi, yaitu putik, benangsari, kelopak bunga, dan mahkota bunga.

Sama seperti halnya mahluk hidup lain, tumbuhan juga bereproduksi untuk mempertahankan kelangsungan spesiesnya. Tumbuhan berbunga melakukan reproduksi dengan cara membentuk biji. Biji terbentuk dengan jalan reproduksi seksual yaitu bergabungnya sel kelamin jantan dari serbuk sari dengan sel kelamin betina dari bakal buah.

Serbuk sari harus masuk ke bagian dalam bunga betina (putik) agar terjadi pembuahan. Ada bunga yang melakukan penyerbukan sendiri, yaitu benang sari berasal dari bunga yang sama. Ada penyerbukan dari bunga .lain yang sejenis. Ada berbagai cara agar serbuk sari masuk ke dalam kepala putik. Pada gambar di atas serbuk sari menempel di seluruh bulu lebah dan kakinya, ketika hinggap di bunga lain serbuk sari akan jatuh ke dalam kepala putik dan membuahinya.


Image
Bunga memiliki bagian jantan dan bagian betina. Bagian jantan adalah benang sari yang terdiri atas:
   1. tangkai sari
   2. kepala sari
   3. serbuk sari







Bagian betina adalah putik yang terdiri atas:

  1. bakal buah ( di dalam bakal bijinya terdapat sel kelamin betina)
  2. tangkai putik
  3. kepala putik

Kepala putik berujung lengket untuk menangkap butir-butir sel-sel jantan.
Bagian jantan dan betina pada bunga tumbuhan. Benang sari atau bagian jantan terdiri dari kepala sari dan tangkai sari. Putik atau bagian betina meliputi kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah.

Image

Baik benangsari maupun putik dilindungi oleh kelopak bunga dan daun mahkota. Keduanya membentuk mahkota bunga.
Polinasi atau penyerbukan terjadi ketika butir sel jantan dari benangsari masuk ke kepala putik bunga lalu turun ke tangkai putik untuk bergabung dengan bakal biji.
Ada juga tumbuhan yang bisa dikembangkan tanpa pembuahan (aseksual) yaitu dengan:
  1. mencangkok
  2. stek
  3. okulasi

Memahami rantai dan jaring makanan

Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



Memahami rantai dan jaring makanan

Manusia adalah salah satu dari makhluk hidup yang diciptakan Sang Pencipta sebagai makhluk sosial. Artinya ia membutuhkan makhluk hidup lain dalam kehidupannya. Salah satu kebutuhan pokok manusia dan makhluk hidup lainnya adalah makan. Dalam proses makan ada yang disebut dengan rantai makanan. Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan-herbivora-carnivora).

Pada setiap tahap pemindahan energi, 80%–90% energi potensial hilang sebagai panas, karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas 4-5 langkah saja. Dengan perkataan lain, semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia.

Ada dua tipe dasar rantai makanan:

  1. Rantai makanan rerumputan (grazing food chain). Misalnya: tumbuhan-herbivora-carnivora.
  2. Rantai makanan sisa (detritus food chain). Bahan mati mikroorganisme (detrivora = organisme pemakan sisa) predator.


Macam-macam rantai makanan
Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit.
  1. Rantai Pemangsa
  2. Rantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen. Rantai pemangsa dimulai dari hewan yang bersifat herbivora sebagai konsumen I, dilanjutkan dengan hewan karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir pada hewan pemangsa karnivora maupun herbivora sebagai konsumen ke-3.
  3. Rantai Parasit
  4. Rantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. Contoh organisme parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu.
  5. Rantai Saprofit
  6. Rantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri. Rantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk faring-faring makanan.
    Kumpulan dari rantai makanan nantinya akan menjadi sebuah jaring, yang sering disebut dengan jaring-jaring makanan.

    Pada ekosistem, setiap organisme mempunyai suatu peranan, ada yang berperan sebagai produsen, konsumen ataupun dekomposer. Produsen adalah penghasil makanan untuk makhluk hidup sedangkan konsumen adalah pemakan produsen. Produsen terdiri dari organisme-organisme berklorofil (autotrof) yang mampu memproduksi zat-zat organik dari zat-zat anorganik (melalui fotosintesis). Zat-zat organik ini kemudian dimanfaatkan oleh organisme-organisme heterotrof (manusia dan hewan) yang berperan sebagai konsumen.

    Image
    Sebagai konsumen, hewan ada yang memakan produsen secara langsung, tetapi ada pula yang mendapat makanan secara tidak langsung dari produsen dengan memakan konsumen lainnya. Karenanya konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen I, konsumen II, dan seterusnya hingga konsumen puncak. Konsumen II, III, dan seterusnya tidak memakan produsen secara langsung tetapi tetap tergantung pada produsen, karena sumber makanan konsumen I adalah produsen. Peranan makan dan dimakan di dalam ekosistem akan membentuk rantai makanan bahkan jaring-jaring makanan. Perhatikan contoh sebuah rantai makanan ini: daun berwarna hijau (Produsen) --> ulat (Konsumen I) --> ayam (Konsumen II) --> musang (Konsumen III) --> macan (Konsumen IV/Puncak). Coba Anda buat sebuah rantai makanan seperti contoh, Anda pernah melakukannya sewaktu di SMP bukan?

    Dalam ekosistem rantai makanan jarang berlangsung dalam urutan linier seperti di atas, tetapi membentuk jaring-jaring makanan (food web).

    Peran dekomposer ditempati oleh organisme yang bersifat saprofit, yaitu bakteri pengurai dan jamur saproba. Keberadaan dekomposer sangat penting dalam ekosistem. Oleh dekomposer, hewan atau tumbuhan yang mati akan diuraikan dan dikembalikan ke tanah menjadi unsur hara (zat anorganik) yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan. Aktivitas pengurai juga menghasilkan gas karbondioksida yang penting bagi fotosintesis. Coba Anda pikirkan apakah yang terjadi jika di dunia ini tidak ada bakteri pengurai dan jamur saproba?

    Pada hakikatnya dalam organisasi kehidupan tingkat ekosistem terjadi proses-proses sirkulasi materi, transformasi, akumulasi energi, dan akumulasi materi melalui organisme. Ekosistem juga merupakan suatu sistem yang terbuka dan dinamis. Keluar masuknya energi dan materi bertujuan mempertahankan organisasinya serta mempertahankan fungsinya. Zat-zat anorganik dalam suatu ekosistem tetap konstan atau seimbang, mengapa? Ya, karena unsur-unsur kimia esensial pembentuk protoplasma beredar dalam biosfer melalui siklus biogeokimiawi. Contoh siklus biogeokimiawi adalah siklus carbon, siklus oksigen, siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus sulfur. (Materi ini akan Anda pelajari khusus pada materi Daur Biogeokimia.) Maka dari itulah keseimbangan dalam ekosistem sangat penting untuk selalu terjaga.
    Namun keseimbangan ekosistem dapat terganggu jika komponen-komponen penyusunnya rusak atau bahkan hilang. Apakah yang menjadi penyebab rusaknya keseimbangan ekosistem? Ya benar, selain karena bencana alam, ekosistem dapat rusak akibat perbuatan manusia. Coba Anda berikan contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam? Ya betul, contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam adalah letusan gunung berapi, dimana lahar panasnya dapat mematikan organisme (hewan dan tumbuhan) dan mikroorganisme yang dilaluinya. Dapatkah Anda berikan contoh lainnya? Coba Anda berikan pula contoh kerusakan ekosistem akibat perbuatan manusia! Ya benar, penggundulan hutan, serta pencemaran air, tanah dan udara. Dapatkah Anda berikan contoh lainnya?

    Sumber : e-dukasi.net

    Sistem Pencernaan

    Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



    Sistem Pencernaan


    ImageAlat-alat Pencernaan
    Setiap hari sebagai makhluk hidup kita tidak lepas dari makanan. Lalu bagaimana makanan yang sudah kita makan tersebut ? Bagaimana makanan tersebut berjalan dalam perut kita ? Nah, untuk lebih jelasnya kita baca saja keseluruhan tulisan ini.
    Image

    Sistem pencernaan makanan terbagi atas rongga mulut, tekak, kerongkongan, lambung, usus halus, dan usus besar. Selain itu ada beberapa kelenjar besar yang memasukkan getahnya ke dalam usus, yaitu hati dan kelenjar ludah perut.

    Makanan yang kita makan pertama masuk ke mulut yang kemudian menjadi halus  karena telah dikunyah dengan geligi kita dengan dibantu oleh kelenjar ludah. Setelah halus barulah dapat kita telan dengan cepat melalui bagian bawah tekak dan kerongkongan. Kerongkongan bentuknya seperti pipa yang panjangnya pada orang dewasa kira-kira 25 cm. Pangkalnya adalah dileher, dibelakang tenggorok, kemudian di daerah dada di belakang jantung, menembus sekat rongga badan di depan tulang belakang dan bermuara dalam lambung. Lambung merupakan saluran pencernaan makanan yang melebar seperti kantong, terletak di bagian atas rongga perut sebelah kiri, dan bagian lainnya tertutup oleh hati, usus besar dan limpa. Makanan yang ditelan terkumpul dalam lambung dan bercampur dengan getah lambung, sehingga makanan menjadi encer seperti bubur. Jalan keluar lambung tertutup rapat karena tebalnya lapisan otot lingkar yang sewaktu-waktu terbuka untuk melewatkan bubur makanan sedikit demi sedikit ke dalam usus halus. Bagian pertama dari usus halus adalah usus dua belas jari, yang melengkung seperti ladam. Panjangnya kira-kira 30 cm. Di usus halus ini bermuara pipa-pipa penyalur dari hati dan dari kelenjar ludah perut.

    Hati adalah alat yang besar, terletak di bawah sekat rongga badan dan mengisi sebagian besar bagian atas rongga perut sebelah kanan. Hati membuat empedu yang terkumpul dalam kantung empedu. Empedu tersebut menjadi kental karena airnya diserap kembali oleh dinding kandung empedu. Pada waktu tertentu, empedu dipompakan ke dalam usus dua belas jari melalui pipa empedu.

    ImageKelenjar ludah perut yang dikenal dengan sebutan Pankreas adalah sebuah alat yang panjang melintang pada dinding belakang perut dan berjalan ke kiri sampai pada limpa. Ujungnya terletak dalam lengkung usus dua belas jari. Pipa keluarnya bermuara di dalam usus dua belas jari bersama dengan pipa empedu (sebagian jaringan kelenjar ludah perut yang tersebar diseluruh alat tersebut, mempunyai bentuk yang lain dan getahnya yaitu insulin dicurahkan langsung kedalam darah, karena itu maka jaringan demikian diberi nama kelenjar buntu. Bubur makanan yang keluar dari lambung dan masuk ke dalam usus halus bercampur dengan empedu dan getah kelenjar ludah perut sehingga pencernaan makanan berlangsung terus. Bubur makanan itu disiapkan untuk diserap zat-zat makanannya oleh dinding usus. Penyerapan ini juga terjadi pada usus halus lainnya, yang terletak berliku-liku dalam rongga perut bagian bawah.

    Image
    Seluruh usus halus panjangnya beberapa meter. Ujungnya bermuara ke dalam sisi usus besar sehingga terbentuk usus buntu, yaitu satu bagian pendek usus besar yang buntu. Disebelah kanan dalam rongga perut terdapat usus besar naik, dalam rongga perut sebelah atas terdapat lanjutannya sebagai usus besar melintang dan dalam rongga perut sebelah kiri dijumpai usus besar turun yang berlanjut sebagai usus besar bentuk "S". Usus ini kemudian menjadi poros usus. Di dalam usus besar sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna lagi menjadi kental, karena airnya diserap kembali oleh dinding usus besar. Kemudian sisa makanan tersebut sampai kedalam poros usus yang terletak pada dinding belakang panggul kecil. Bagian bawah poros usus itu akhirnya bermuara pada lubang dubur yang nantinya dikeluarkan.

    sumber : e-smartschool

    Mahkota Kepala

    Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



    Mahkota Kepala

    ImageFungsi dan letak rambut
    Rambut pada hewan, khususnya mamalia berfungsi untuk membantu suhu tubuh agar tetap hangat. Sedangkan pada manusia, rambut, yang sering disebut juga Mahkota kepala berfungsi untuk melindungi kepala kita dari cuaca panas dan dingin. Rambut pada manusia tumbuh diseluruh permukaan kulit, kecuali pada telapak kaki, telapak tangan, dan bibir. Bagian tubuh yang memiliki rambut terpekat ialah permukaan dan bagian belakang kepala, alis, bulu mata dan bagian lainnya.

    Jumlah Rambut
    Umumnya, rambut manusia diperkirakan terdiri dari 100.000 sampai 200.000 helai rambut. Rambut tumbuh terus menerus. Diperkirakan rambut manusia bertambah panjang 1 cm perbulannya, tetapi tidak semua rambut tumbuh pada waktu yang bersamaaan sehingga ada rambut yang panjang dan pendek.

    Warna rambut
    Warna rambut seseorang berasal dari zat yang dihasilkan oleh sel khusus yang disebut Papila. Ketika seseorang bertambah tua, maka sel-sel tersebut berkurang bahkan berhenti memproduksi pigmen. Akibatnya rambut yang tumbuh menjadi berwarna keabu-abuan atau putih.

    Rahasia Rambut
    Berikut adalah data tentang rambut:

    1. Kecepatan pertumbuhan sehelai rambut: rata-rata 0,3 milimeter perhari
    2. Kedalaman rambut di bawah kulit kepala: 4 milimeter.
    3. Diameter sehelai rambut: 45 mikron.
    4. Dalam keadaan normal, sehelai rambut yang kering dapat diperpanjang 30%, sedang rambut basah dapat diperpanjang 50%.
    5. Jumlah rambut yang gugur setiap hari yakni 50 sampai 100 helai.
    6. Daya tahan rata-rata sehelai rambut: 100 gram.
    7. Di atas satu sentimeter persegi kulit kepala rata-rata terdapat 200 helai rambut.

    Susunan Sehelai Rambut
    Mengecat rambut, rebonding sebenarnya sah saja dilakukan, namun hendaknya dibarengi dengan upaya-upaya perawatan yang optimal. Sebenarnya tidak sulit untuk menjaga kondisi rambut agar tetap sehat, asalkan kita mengetahui seluk-beluk bagian rambut terlebih dahulu. Rambut sebenarnya merupakan struktur solid berbentuk seperti kantong yang tumbuh ke dalam kulit.

    Rambut terdiri atas akar dan batang rambut. Akar rambut terletak di dalam dermis bagian tengah, batang rambut ada di atasnya. Bagian batang rambut inilah yang paling sering terkena paparan proses kimiawi, seperti coloring, rebonding, perming, dll. Bagian batang rambut terdiri atas tiga lapisan paling dalam, medula rambut, korteks, dan lapisan paling luar adalah kutikula rambut. Ketiga lapisan batang rambut inilah yang memerlukan perawatan ekstra, apalagi bila rambut telah mengalami proses kimiawi secara berkepanjangan.

    ImageBerikut susunannya :
    a. Shaft
        Yaitu rambut dipermukaan kulit
    b. Akar
        Rambut yang tertanam di bawah kulit
    c. Folikel
        Pori-pori kulit yang dilalui rambut
    d. Papila
        Ujung yang bertumbuh
    e. Medula
        Bagian tengah yang berlubang seperti selang
    f. Korteks
        Bagian utama dari rambut/li>
    g. Kutikula
        Lapisan keras
    h. Kelenjar minyak
    i.  Otot berekor
        Membuat rambut bisa berdiri
    j.  Pembuluh darah
    k.  Saraf

    sumber : e-smartschool

    Seri Kerangka Tubuh Manusia

    Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



    Seri Kerangka Tubuh Manusia

    Kerangka tubuh manusia
    Kerangka manusia tersusun dari tulang-tulang, baik tulang yang panjang maupun tulang pendek. Lalu, apa fungsi kerangka bagi manusia ?

    Fungsinya diantaranya adalah :

    Untuk memberikan bentuk keseluruhan bagi tubuh
    Menjaga agar organ tubuh tetap berada di tempatnya
    Melindungi organ-organ tubuh seperti otak, jantung, dan paru-paru
    Untuk bergerak ketika dikehendaki otot
    Menghasilkan sel darah di dalam sumsum tulang.

    Jenis-jenis tulang :
    Tulang dikelompokkan menurut bentuknya menjadi :
    Tulang pipa
         Contohnya tulang paha
    Tulang pendek
         Contohnya tulang pergelangan
    Tulang pipih
         Contohnya tulang bahu
    Tulang tak beraturan
         Contohnya tulang rahang

    Susunan tulang pipa :

    • Epiphysis (kepala)
    • Metaphysis (batang)
    • Periosteum: lapisan tipis
    • Tulang yang keras dan pekat
    • Bagian yang lembut seperti spon
    • Rongga sumsum
    • Cartilage (tulang rawan)


    Nama-nama tulang pada :

      Image
    1. Cranium (tengkorak)
    2. Mandibula (tulang rahang)
    3. Clavicula (tulang selangka)
    4. Scapula (tulang belikat)
    5. Sternum (tulang dada)
    6. Rib (tulang rusuk)
    7. Humerus (tulang pangkal lengan)
    8. Vertebra (tulang punggung)
    9. Radius (tulang lengan)
    10. Ulna (tulang hasta)
    11. Carpal (tulang pergelangan tangan)
    12. Metacarpal (tulang telapak tangan)
    13. Phalanges (ruas jari tangan dan jari kaki)
    14. Pelvis (tulang panggul)
    15. Femur (tulang paha)
    16. Patella (tulang lutut)
    17. Tibia (tulang kering)
    18. Fibula (tulang betis)
    19. Tarsal (tulang pergelangan kaki)
    20. Metatarsal (tulang telapak kaki)


    Sudahkah kamu tahu ?
    Tulang yang terkuat
    Femur atau tulang paha biasanya dapat menyangga 30 kali berat seorang manusia.

    Tulang yang terkecil
    Tulang terkecil di dalam tubuh manusia ialah tulang sanggurdi (di dalam telinga). Panjangnya hanya 2,6-3,4 mm

    Tulang yang terpanjang
    Tulang paha ialah tulang terpanjang di dalam tubuh manusia. Pada umumnya, panjang tulang paha pada pria dengan rata-rata tinggi 175 cm ialah 48 cm.

    Sumber : 1002 Fakta dan Data, Elexmedia

    TELINGA

    Posted by CendekiaCenter on Thursday , under , | komentar (0)



    TELINGA

    Telinga merupakan indra pendengaran bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Selain itu juga membantu menjaga keseimbangan. Informasi yang masuk ke telinga dan posisi kepala disampaikan oleh saraf pendengaran ke otak untuk diartikan.

    Susunan telinga Manusia
    Susunan telinga manusia terdiri dari 3 bagian utama, yaitu :

    ImageTelinga luar (I), terdiri dari :
    1. Daun telinga, berfungsi menampung bunyi dari luar kepala
    2. Saluran pendengaran

    Telinga tengah (II), terdiri dari :
    3. Gendang telinga
    4. Osikula (3 tulang kecil)
    5. Rongga telinga tengah, yaitu rongga yang berisi udara.
    6. Saluran Eustasius, yang bersambung dengan tenggorokan. Berfungsi menjaga agar tekanan udara di luar dan di dalam telinga seimbang.

    Telinga dalam (III)
    7. Jendela Oval
    8. Organ-organ keseimbangan
    9. Koklea (berbentuk spiral yang berisi cairan)
    10. Jendela bulat11. Saraf Auditori (Pendengaran) berfungsi menyampaikan informasi ke otak.


    ImageTahapan untuk mendengar :

    • Gelombang bunyi yang ditampung oleh daun telinga melewati rongga pendengaran.
    • Gelombang tersebut membuat gendang telinga kita bergetar
    • Getaran tersebut ditangkap dan diperkuat oleh tiga tulang kecil, yaitu :
              C1. Tulang Martil
              C2. Tulang landasan (Paron)
              C3. Tulang Sanggurdi
    • Jendela oval menjadi bergetar
    • Kemudian getaran diteruskan ke cairan di dalam Koklea, yang dideteksi oleh sel-sel khusus.
    • Informasi disampaikan oleh saraf pendengaran ke otak
    Sumber :Atlas Anatomi, Prof. dr. Chr. P. Raven 1002 Fakta dan Data (Elexmedia)

    Sistem Saraf

    Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



    Sistem Saraf

    Semua kegiatan aktivitas tubuh kita seperti berjalan, menggerakkan tangan, mengunyah makanan dan lainnya, di atur dan dikendalikan oleh satu sistem yang disebut "Sistem Saraf" atau Sistem Pengatur Tubuh.

    Susunan Sistem Saraf

    Sistem Saraf terbagi atas 3 bagian yaitu :

    1. Sistem Saraf Pusat
    Image
    Sistem Saraf pusat terdiri atas Otak dan Sumsum (saraf) Tulang Belakang
    Otak kita terdiri dari otak besar dan otak kecil. Otak kecil berfungsi untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan gerakan-gerakan otot tubuh serta menyeimbangkan tubuh. Letak Otak kecil terdapat tepat di atas batang otak. Otak besar berfungsi untuk menentukan tingkat kecerdasan, kepribadian, menterjemahkan sensor impuls dan perencanaan. Otak besar terletak di bagian depan otak.


    Image
    2. Sistem Saraf Periferi
    Sistem Saraf Periferi, dibentuk oleh beberapa saraf yang berhubungan dengan sistem saraf
     pusat baik secara langsung maupun tidak langsung yang terdiri dari 12 pasang bagian tengkorak .


    3.Sistem Saraf Autonom
    Image
    Sistem saraf Autonom berfungsi mengatur gerakan tak sadar dari beberapa anggota tubuh, misalnya detak jantung, pernapasan, pencernaan serta ketika mata kita berkedip

    Sel-sel Saraf
    Ukuran dan bentuknya tergantung pada tugas masing-masing. Sel yang menyampaikan informasi ke sistem saraf pusat disebut Neuron Sensori. Sedangkan sel yang menyampaikan informasi dari sistem saraf pusat disebut Neuron Motor.

    sumber : e-smartschool

    Susunan Gigi

    Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



    Susunan Gigi

    Gigi dan sistem tubuh
    Tanpa adanya gigi, manusia akan sulit memakan makanan yang dimakannya. Menurut tugasnya, gigi termasuk dari sistem pencernaan. Gigi tumbuh di dalam lesung pada rahang dan memiliki jaringan seperti pada tulang, tetapi gigi bukanlah bagian dari kerangka. Menurut perkembangannya, gigi lebih banyak persamaannya dengan kulit daripada dengan tulang.

    Jenis gigi
    Manusia memiliki empat jenis gigi untuk berbagi tugas mengunyah makanan, yaitu :

    1. Gigi seri :berbentuk pipih dan tajam untuk mengiris makanan.
    2. Gigi taring :ujungnya yang runcing untuk mencabik dan menyobek makanan.
    3. Gigi pramolar (geraham depan):bentuknya berlekuk-lekuk untuk mengiris dan melembutkan makanan.
    4. Gigi molar (geraham belakang):bentuknya berlekuk-lekuk untuk melembutkan makanan.

    Image
    Image

    Image


    Image
















    Susunan gigi

    Mahkota : menonjol dari rahang
    Akar : tertanam dalam rahang
    Leher : antara mahkota dan akar
    Email : melapisi mahkota, merupakan zat terkeras di dalam tubuh
    Dentin: lekukan utama pada ujung gigi, menyerupai tulang
    Sementum :lapisan yang keras di sekeliling akar
    Pulp : jaringan lembut berisi saraf dan pembuluh darah

    Gigi sementara
    Jenis ini juga disebut Gigi Susu. Susunannya yang lengkap terdiri dari 20 buah gigi:
    Delapan gigi seri
    Empat gigi taring
    Delapan geraham belakang
    Gigi-gigi ini mulai muncul pada usia 6 sampai 30 bulan. Biasanya pada usia 7 sampai 12 tahun gigi-gigi tersebut tanggal (copot) dan digantikan dengan susunan yang tetap.

    Gigi tetap
    Susunan gigi tetap pada orang dewasa berjumlah 32 buah:
    Delapan gigi seri
    Empat gigi taring
    Delapan geraham depan
    Dua belas geraham belakang

    Gigi yang pertama muncul adalah gigi molar pertama pada usia 6-7 tahun. Yang terakhir tumbuh ialah gigi molar ketiga, pada usia 17-25 tahun.
    Jika kita tidak merawat dan jarang menggosok gigi, gigi kita akan menjadi rusak karena sisa-sisa makanan yang menempel dalam gigi bisa membuat gigi berkarang bahkan bolong. Menurut penelitian, anak pada usia 12, paling tidak mengalami kerusakan satu buah gigi akibat jarang menggosok gigi dan terlalu banyak memakan permen, sehingga harus ditambal atau dicabut. Nah, karena itu rajin-rajinlah menggosok gigi dan jangan terlalu banyak memakan permen dan coklat.

    Alat Penglihatan Manusia

    Posted by CendekiaCenter on , under , | komentar (0)



    Alat Penglihatan Manusia

    Image
    Mata merupakan salah satu alat indera yang tak ternilai harganya. Mata terdiri atas bola mata yang terletak di dalam lekuk mata. Selain bola mata, di dalam lekuk mata terdapat juga saraf penglihatan dan alat tambahan. Bola mata berbentuk bulat, hanya bidang depannya meyimpang dari bentuk bola sempurna karena selaput bening lebih menonjol ke depan.


    Bagian-bagian mata
    a. Kelenjar Lakrima
        (Air mata)Menghasilkan air mata untuk membasahi mata.

    b. Konjunktiva
        Adalah membran tipis pelindung (lapisan jaringan)

    c. Humor berair (Cairan berair)

    d.  Selaput tanduk (Kornea)
        Piringan Transparan di depan bola mata dan tidak berpembuluh darah.
        Berfungsi meneruskan cahaya yang masuk ke bagian retina.
    Image
    e. Selaput pelangi (Iris)
        Selaput ini memberikan pola warna pada mata kita. Berupa piringan berwarna yang mengatur ukuran Pupil. Pupil akan mengecil jika cahaya yang diterima mata terlalu banyak dan akan membesar jika cahaya yang      diterima terlalu sedikit.

    f. Pupilubang
        di dalam Iris yang dilalui berkas cahaya.

    g. Pupil
        Lensa Lunak dan transparan, mengatur fokus citra.

    h. Suspensor Ligamen
        Berfungsi menjaga lensa agar selalu pada tempatnya

    i. Otot-otot bersilia
        Mengatur bentuk lensa

    j. Humor/badan bening
        Zat transparan seperti jeli, berfungsi untuk meneruskan cahaya dari lensa mata ke retina.

    k. Sklera
        Lapisan luar yang keras

    l. Lapisan koroid
        Lapisan yang amat gelap ini mencegah berkas cahaya dipantulkan di sekeliling mata

    m. Selaput jala mata (Retina)
        Lapisan yang peka cahaya, titik dimana berkas cahaya diterima

    n. Saraf Optik
        Mengirim informasi visual ke otak


    Bagian-bagian yang melindungi mata

    1. Alis mata, berguna untuk menghindarkan masuknya keringat ke mata kita.
    2. Kelopak mata, berguna untuk melindungi mata dari debu, asap, dan benda asing lain.
    3. Bulu mata, berguna untuk mengurangi cahaya dan kotoran yang masuk.
    4. Kelenjar air mata, menghasilkan air mata yang berguna untuk membasahi kornea.

    sumber : e-smartschool